LKP Kriya Busana Majapahit, 17 Juni 2026— Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2026
yang diselenggarakan oleh LPK Kriya Busana Majapahit memasuki hari kesepuluh
pelatihan dengan materi keterampilan Batik Tulis Part 1. Pada sesi ini,
peserta mulai mempelajari tahapan dasar pembuatan batik tulis, mulai dari
membuat motif, menjiplak pola ke kain, hingga proses mencanting.
Kegiatan praktik
berlangsung dengan penuh antusias. Peserta diajak memahami proses awal
pembuatan batik tulis yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.
Setelah memperoleh penjelasan dari instruktur, peserta mulai membuat desain motif
yang kemudian dipindahkan ke atas kain sebelum dilanjutkan dengan proses
pencantingan menggunakan malam.
Pimpinan LKP Kriya Busana Majapahit, Nova Any
Rosita, menyampaikan bahwa pembelajaran batik tulis menjadi salah satu upaya
untuk mengenalkan keterampilan yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai
ekonomi.
"Melalui
materi ini, peserta tidak hanya belajar teknik membatik, tetapi juga memahami
proses kreatif di balik pembuatan sebuah karya batik. Kami berharap
keterampilan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi peserta di masa
mendatang," ujarnya.
Di tengah
kegiatan praktik, peserta dan instruktur mendapatkan kunjungan dari perwakilan
Dinas Pendidikan yang hadir untuk melakukan monitoring pelaksanaan Program PKW
2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses
pembelajaran serta perkembangan peserta selama mengikuti pelatihan.
Kehadiran
perwakilan Dinas Pendidikan disambut baik oleh pihak lembaga dan peserta. Dalam
kesempatan tersebut, dilakukan dialog singkat mengenai pelaksanaan program
serta antusiasme peserta dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran.
Melalui kegiatan
hari kesepuluh ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik membatik
secara langsung, tetapi juga semakin termotivasi untuk mengikuti pelatihan dengan
sungguh-sungguh hingga program selesai.






Posting Komentar untuk "Hari Kesepuluh PKW 2026, Peserta Mulai Praktik Batik Tulis dan Terima Kunjungan Monitoring Dispendik"