LKP Kriya Busana Majapahit, — Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW)
Gold 2026 yang diselenggarakan oleh LKP Kriya Busana Majapahit memasuki hari ketujuh pelatihan dengan
materi Manajemen Keuangan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bank
Tabungan Negara (BTN), Adelia, yang memberikan pembekalan kepada peserta
mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dalam menjalankan dan mengembangkan
usaha.
Materi manajemen
keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian pembelajaran
kewirausahaan yang diberikan kepada peserta. Setelah memperoleh pemahaman
mengenai karakter kewirausahaan, strategi bisnis, legalitas usaha, hak merek,
manajemen usaha, dan pemasaran, peserta kini dibekali kemampuan dalam mengelola
aspek keuangan sebagai fondasi keberlangsungan usaha.
Dalam
pemaparannya, Adelia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan
salah satu kunci utama keberhasilan sebuah usaha. Pelaku usaha perlu memahami
cara mengatur arus kas, mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta mengelola
modal usaha secara bijak agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
"Banyak
usaha yang memiliki produk dan pemasaran yang baik, namun mengalami kendala
karena pengelolaan keuangan yang kurang tertata. Oleh karena itu, pencatatan
dan pengelolaan keuangan perlu menjadi perhatian sejak usaha mulai dirintis,"
jelas Adelia.
Peserta
mendapatkan materi mengenai dasar-dasar manajemen keuangan, mulai dari
pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha, membuat pencatatan sederhana,
mengelola modal, hingga menyusun perencanaan keuangan untuk mendukung
pengembangan usaha. Materi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami
sehingga peserta dapat langsung mengaitkannya dengan praktik usaha sehari-hari.
Selain itu,
peserta juga diajak memahami pentingnya budaya menabung, perencanaan keuangan,
serta pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung kegiatan usaha. Dengan
pengelolaan keuangan yang baik, pelaku usaha dapat lebih mudah memantau kondisi
usahanya dan mengambil keputusan yang tepat untuk pengembangan usaha di masa
depan.
Pimpinan LKP Kriya Busana Majapahit, Nova
Any Rosita, menyampaikan bahwa kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan
yang tidak kalah penting dibandingkan keterampilan teknis maupun pemasaran.
"Kami
ingin peserta memahami bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh
kemampuan membuat produk atau menjual produk, tetapi juga bagaimana mengelola
keuangan dengan baik. Manajemen keuangan yang sehat akan membantu usaha tumbuh
dan bertahan dalam jangka panjang," ujarnya.
Ia menambahkan
bahwa materi ini menjadi pelengkap dari rangkaian pembelajaran kewirausahaan
yang telah diterima peserta selama beberapa hari terakhir.
"Melalui
materi ini, peserta diharapkan mampu memahami pentingnya perencanaan dan
pengelolaan keuangan sejak awal, sehingga ketika memulai usaha mereka telah
memiliki bekal yang cukup untuk menjalankan usaha secara lebih profesional,"
tambahnya.
Kegiatan
berlangsung dengan antusias. Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai
pertanyaan mengenai pengelolaan modal usaha, pencatatan keuangan sederhana,
hingga cara mengatur keuangan agar usaha tetap berjalan dengan baik.
Melalui materi
Manajemen Keuangan pada hari ketujuh ini, peserta PKW 2026 diharapkan memiliki
pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan keuangan
dalam dunia usaha. Dengan bekal keterampilan, wawasan kewirausahaan, dan
kemampuan manajerial yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan mampu
menjadi wirausahawan yang mandiri, profesional, dan siap mengembangkan usaha
secara berkelanjutan.



.jpg)
.jpg)


Posting Komentar untuk "Hari Ketujuh PKW 2026, Peserta Dibekali Manajemen Keuangan untuk Mendukung Pengelolaan Usaha yang Sehat"