Mojokerto, 13 Oktober 2025 — Dalam rangkaian kegiatan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) 2025, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Kriya Busana Majapahit bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menghadirkan sesi khusus bertema “Peluang Modal Usaha dan Literasi Keuangan bagi Wirausaha Pemula.”
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari kurikulum PKW 2025 yang menekankan
keseimbangan antara keterampilan teknis dan kecakapan manajerial dalam
membangun usaha mandiri.
Acara
yang berlangsung di LKP Kriya Busana Majapahit ini diikuti oleh 28 peserta
didik, serta turut dihadiri oleh para instruktur dan tim panitia pelaksana
PKW. Kehadiran Bank BTN sebagai narasumber menjadi bentuk sinergi antara dunia
pendidikan vokasi dan sektor perbankan dalam mendukung lahirnya wirausaha
muda yang melek finansial, kreatif, dan mandiri.
Dalam materinya, perwakilan Bank BTN menjelaskan berbagai program pembiayaan yang dapat diakses oleh pelaku usaha mikro dan calon wirausaha baru. Peserta diajak memahami cara mengelola modal, merancang rencana keuangan, serta memanfaatkan produk dan layanan perbankan untuk mendukung pengembangan bisnis kecil.
“Kami
ingin para peserta memahami bahwa akses modal bukan hanya soal pinjaman, tetapi
tentang bagaimana mengelola keuangan secara cerdas dan berkelanjutan. Literasi
keuangan menjadi kunci utama dalam membangun usaha yang tahan terhadap
tantangan ekonomi,” ujar narasumber dari Bank BTN.
Selain
pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif.
Beberapa peserta aktif menanyakan tentang strategi memulai usaha busana
dengan modal terbatas, serta cara mengelola pendapatan awal agar usaha
tetap bertahan. Tim BTN memberikan sejumlah tips praktis, termasuk pentingnya mencatat
arus kas, menabung hasil usaha, dan menjaga reputasi keuangan sejak dini.
Pimpinan
LKP Kriya Busana Majapahit dalam kesempatan yang sama menyampaikan
apresiasinya kepada Bank BTN atas dukungan dan kontribusi nyata dalam mendukung
program PKW.
“Materi
dari Bank BTN membuka wawasan peserta tentang pentingnya literasi keuangan. Hal
ini sangat relevan dengan misi kami mencetak lulusan yang tidak hanya terampil,
tetapi juga siap berwirausaha dengan perencanaan yang matang,” ujarnya.
Melalui
kolaborasi ini, LKP Kriya Busana Majapahit berharap peserta PKW 2025 tidak
hanya terampil dalam desain dan produksi busana, tetapi juga mampu
mengelola bisnisnya secara profesional. Program seperti ini menjadi bukti nyata
sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan lembaga keuangan dalam membangun
ekosistem wirausaha muda di Mojokerto dan sekitarnya.






Posting Komentar untuk "Bank BTN Dukung PKW 2025 di LKP Kriya Busana Majapahit: Wujudkan Literasi Keuangan dan Akses Modal bagi Wirausaha Muda"